Senin, 12 November 2018

Pengertian Pasar Komoditas, Fungsi dan Manfaatnya ( Lengkap dengan contohnya)

IKLAN ANDA

Berikut adalah pembahasan tentang: Pengetian pasar, pengertian pasar komoditas, keanggotaan pasar komoditas, fungsi pasar komoditas, manfaat pasar komoditas.

Pasar Barang

Anda tentu sudah sangat mengenal pasar karena dalam kehidupan sehari-hari sering berhubungan dengan pasar. Seseorang mengirim berbagai barang untuk memenuhi berbagai kebutuhannya, maka ia akan pergi ke pasar, baik pasar tradisional maupun modern (seperti supermarket, supermall, dan hipermarket). Dalam pasar akan terjadi interaksi antara kekuatan permintaan dan penawaran. Dari interaksi tersebut akan tercipta jumlah dan harga keseimbangan pasar.

1. Pengertian dan Cara Perdagangan Pasar Barang

Pasar barang atau pasar komoditas adalah interaksi antara permintaan dan penawaran terhadap barang dan jasa. 
Dalam perekonomian tertutup, permintaan utama berasal dari sektor rumah tangga dan pemerintah. Permintaan tersebut umumnya merupakan permintaan akan barang dan jasa akhir. Penawaran barang dan jasa berasal dari sektor perusahaan.

Pengertian Pasar Komoditas, Fungsi dan Manfaatnya ( Lengkap dengan contohnya)
Di dalam perekonomian modern, terutama dengan semakin tingginya tingkat spesialisasi, tidak semua perusahaan memproduksi sendiri bahan baku yang dipakai untuk memproduksi barang dan jasa. Sebagai contoh, perusahaan mobil tidak menambang sendiri bijih besi yang dibutuhkan, demikian juga fasilitas mesin pembuat rangka mobilnya karena akan lebih efisien bagi perusahaan tersebut jika membeli mesin dari perusahaan yang bergerak di bidang permesinan.

Dengan kata lain, mesin yang dibeli perusahaan tersebut merupakan input perantara untuk memproduksi mobil. Beberapa komoditas yang umumnya diperjualbelikan di pasar komoditas memiliki standar tertentu, antara lain barang-barang hasil produksi dan industri, hasil pertambangan, hasil pertanian dan perkebunan. Komoditas tersebut antara lain kopi, gula, jagung, cengkeh, kedelai, emas, tembaga, kapas, lada, gandum, dan minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil atau CPO).

2. Keanggotaan Pasar Komoditas

Anggota pasar komoditas secara garis besar terdiri atas dua, yaitu anggota biasa dan anggota luar biasa.

a. Anggota Biasa

Anggota biasa terdiri atas semua warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki badan usaha formal seperti firma, CV, PT, dan koperasi. Anggota biasa terbagi atas pedagang biasa dan pedagang perantara (pialang).

b. Anggota Luar Biasa

Anggota luar biasa, tidak hanya terbuka bagi WNI, tetapi juga perwakilan warga negara asing (WNA) baik perseorangan maupun badan usaha, investor domestik maupun asing, dan lembaga keuangan nonbank yang berkedudukan di dalam maupun di luar negeri.

3. Perdagangan di Pasar Komoditas

Perdagangan di pasar komoditas dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

a. Perdagangan Fisik (Physical Trading) yang Bersifat Efektif

Pada perdagangan fisik terjadi penyerahan barang dari penjual kepada pembeli secara fisik pada waktu yang telah ditentukan dalam perjanjian jual beli. Pembayaran dilakukan secara tunai.

b. Perdagangan Berjangka (Future Trading) yang Bersifat Spekulatif

Dalam perdagangan berjangka, transaksi tidak secara langsung dengan penyerahan barang dan jasa secara fisik. Penyerahan dilakukan beberapa saat kemudian atau sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dengan tingkat harga yang tetap.

Untuk memperlancar transaksi dan memudahkan pengawasan pasar komoditas, pemerintah membentuk Badan Pembina Bursa Komoditas (BPBK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bapebti).

4. Fungsi dan Manfaat Pasar Komoditas

a. Fungsi Pasar Komoditas

Fungsi pasar komoditas antara lain sebagai berikut.

  1. Sebagai tempat atau sarana untuk memperoleh informasi tentang beberapa jenis barang yang diperdagangkan di pasar dunia.
  2. Sebagai tempat atau sarana untuk mengadakan transaksi berbagai barang yang berlaku di pasaran dunia.
  3. Sebagai tempat atau sarana untuk memantau dan mengatur perdagangan barang.

b. Manfaat Pasar Komoditas

Manfaat pasar komoditas antara lain sebagai berikut.

  1. Bagi Penjual (Produsen) Pasar barang dapat mempermudah pemasaran atau penjualannya.
  2. Bagi Pembeli (Konsumen) Pasar barang dapat mempermudah konsumen dalam mendapatkan barang yang diinginkan dengan kualitas terjamin.
  3. Bagi Pemerintah Pembentukan pasar barang bagi pemerintah dapat memberikan tambahan devisa. Dengan devisa akan memudahkan pemerintah untuk melakukan berbagai transaksi internasional yang dapat meningkatkan pendapatan nasional.


EmoticonEmoticon